Rangkuman Informatika Bab 6 Kelas VIII


Pencarian Data

Fungsi yang dapat kita gunakan untuk pencarian data terdiri atas dua kelompok, yaitu fungsi lookup dan fungsi reference. 


Lookup artinya mendapatkan data tentang sesuatu. 

Nah lookup sendiri ada dua jenis: 

• Vlookup, jika mencari data secara vertikal 
• Hlookup, jika mencari data secara horizontal

Sedangkan reference adalah fungsi untuk mengacu suatu lokasi data di dalam suatu range. 


Nah disini ada tiga bagian fungsi yang akan dipelajari yaitu: 

• match 
• index 
• choose

Vlookup

Rumus untuk vlookup adalah: =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup]) 


Keterangan: 

• lookup_value: nilai yang akan dicari di dalam tabel 

• table_array: tabel yang berisi data yang dicari (harus sudah terurut dari kecil ke besar) 

• col_index_num: nomor kolom yang akan diambil datanya (nomor dimulai dari 1, 2, dst) 

• range_lookup: ini tidak wajib defaultnya adalah true, bisa true ataupun false 

• TRUE untuk pencarian jika menginginkan hasil pencarian yang mendekati nilai yang dicari

• FALSE untuk pencarian jika menginginkan hasil yang sama persis dengan nilai yang dicari

 Hlookup


Rumus untuk hlookup adalah: =HLOOKUP(lookup_value, table_array, row_index_num, [range_lookup]) 

Rumusnya hampir sama ya dengan vlookup, yang membedakan hanyalah row_index_num dimana itu adalah nomor baris yang diambil datanya.


Match


Fungsi match digunakan untuk mengembalikan posisi dari suatu nilai di dalam suatu range tabel satu dimensi. 

Rumus match adalah: =match(lookup_value, lookup_array, [match_type])

Keterangan: 

• lookup_value: nilai yang akan dicari di dalam tabel.  

• lookup_array: tabel yang berisi data yang dicari. 

• match_type: bernilai O atau 1 

• 1 untuk pencarian jika menginginkan hasil pencarian yang mendekati nilai yang dicari (< nilai>• O untuk pencarian jika menginginkan hasil yang sama persis dengan nilai yang dicari.


Choose


Fungsi choose digunakan untuk mengembalikan suatu nilai dari sederet nilai, berdasarkan nomor posisi dalam deretan nilai. 


Rumus choose adalah: 
=choose(index_num, value1, [value2], ..., [valueN]) 

Keterangan: 

• index_num: bilangan 1, 2, ...n yang menunjukkan posisi dalam deretan nilai yang ingin ditampilkan. 

• value1, ..., [valueN]: bisa berupa angka, teks, referensi sel.

Index

Fungsi index digunakan untuk mengembalikan nilai dari suatu range dua dimensi, pada alamat sel (posisi baris dan kolom) yang ditunjuk. 

 

Rumus index adalah: =index(array, row_num, [column_num]) 

Keterangan: 

• array: tabel yang berisi data yang dicari. 
• row_num: nomor baris posisi data yang dicari. 
• column_num: nomor kolom posisi data yang dicari. 

 

Visualisasi Data


Visualisasi data adalah data yang disusun dalam bentuk tabel diubah dan ditampilkan dalam bentuk grafik atau chart. 


Di dalam Ms Excel, terdapat beberapa jenis charts untuk visualisasi data, yaitu: 


• Column Chart 

Column Chart digunakan untuk membandingkan nilai dari beberapa kelompok data dengan memakai batang (bar) vertikal.


• Line Chart 

Line Chart digunakan untuk menampilkan tren data dalam suatu selang waktu.


• Pie Chart 

Pie Chart digunakan untuk menampilkan kontribusi dari setiap nilai (slice) terhadap nilai keseluruhan (pie).

• Bar Chart 

Bar Chart adalah versi horizontal dari column chart.

• Area Chart 

 

 

Area Chart merupakan line chart dengan area di bawah garis yang diisi dengan warna.

Peringkasan Data

Ada beberapa cara untuk melakukan peringkasan data, antara lain menggunakan: 

• fungsi kalkulasi data berkondisi, SUMIFS dan COUNTIFS 
• pivot tables 
• tables otomatis dari perangkat pengolah data

SUMIF

Fungsi utama dari SUMIF adalah untuk menjumlahkan data yang kita tentukan berdasarkan kriteria tertentu.

COUNTIF

Fungsi utama dari COUNTIF adalah untuk menghitung jumlah data ada berapa berdasarkan kriteria tertentu.

Pivot Table

Pivot table pada materi ini dibagi menjadi dua, yaitu satu dimensi dan dua dimensi. 

Pivot table satu dimensi digunakan untuk meringkas data dari suatu kumpulan data (dataset). 

Pada pivot table satu dimensi, data yang akan digunakan sebagai baris pivot berasal dari satu kolom data pada kumpulan data.

Selanjutnya pada pivot table dua dimensi, peringkasan akan ditentukan berdasarkan dua kolom data. 

Terdapat baris pivot dan kolom pivot yang akan digunakan sebagai acuan dalam meringkas data. 

 

 

Baca Juga yang lainnya disini 

 

 

 

 

0 Komentar